Kategori
Umum

Cara Membuat Desain Baju

Sofrakababexpress –┬áCara membuat desain busana, beberapa di antaranya kami berikan melalui 10 tips berikut ini:

1. Tentukan jenis bahan garmen

Sebelum membuat dan mengaplikasikan desain garmen yang diinginkan, sebaiknya tentukan dulu bahan apa yang akan digunakan untuk nanti tampilan tampilan sesuai keinginan.

Hal ini dikarenakan apalagi jika Anda menggunakan teknik sablon pada kaos saat mengaplikasikan pola pada pakaian, terdapat beberapa jenis bahan yang tidak sesuai dengan tinta sablon tertentu, sehingga perlu dipelajari jenis sablon mana yang terbaik untuk bahan tertentu. .

2. Tentukan warna pakaian

Tip kedua kurang lebih mirip dengan tip sebelumnya, khususnya untuk penentuan pertama yang akan digunakan, yang akan mempengaruhi tingkat penyerapan tinta sablon tertentu.

Warna kemeja juga akan menentukan warna utama keseluruhan pakaian dan desain Anda harus menjadi pelengkap warna tersebut, jadi gunakan pola yang sesuai.

3. Tentukan area desain

Selanjutnya perlu anda pahami batasan dari mesin press / sablon garmen, dimana beberapa jenis alat hanya dapat digunakan untuk mencetak area A3 saja dan ada juga yang dapat mencetak secara penuh, jadi design area juga penting. perhatian. Ini pasti tidak menjadi masalah jika Anda menjahit pakaian sendiri atau menggunakan sulaman, payet, dll. Di luar sablon.

4. Mulailah dengan desain sederhana

Khusus untuk anda yang baru pertama kali mencoba membuat desain kaos, cobalah untuk memulai dengan desain yang sederhana terlebih dahulu misalnya sekedar menulis tanpa banyak pola. Selain itu, jangan lupa juga untuk mengikuti tren tipografi terbaru untuk mengetahui font apa saja yang sedang naik daun, agar hasil desain busana terlihat memuaskan, meski hanya berupa tulisan.

5. Buat beberapa variasi desain

Tips membuat desain kaos yang lain tidak terpaku pada satu desain saja, dan membuat beberapa variasi desain dari desain utama kaos yang sedang kamu kerjakan, agar kamu juga mempunyai pilihan yang berbeda. Misalnya desain utama memiliki kombinasi warna merah-hitam, Anda juga dapat membuat variasi warna lain, seperti hijau-coklat, merah muda-coklat, hitam-putih, dan kombinasi lainnya.

6. Pelajari kombinasi warna

Poin lain yang masih berkaitan dengan poin 5 di atas adalah mempelajari kombinasi warna yang baik dan sesuai dengan selera atau selera orang yang akan mengenakan pakaian Anda. Anda juga akan belajar tentang filosofi warna dan apa arti warna bagi yang melihatnya, sehingga nantinya bisa dipadukan dengan pesan yang ingin Anda sampaikan melalui desain yang dibuat.

7. Tentukan topik desain

Tips lain cara membuat desain kaos adalah dengan menentukan tema desain yang akan diterapkan pada kaos, baik dari segi coretan, pemilihan font dan juga tema yang diinginkan.

Misalnya saat membuat desain dengan motif vintage, pastikan tahun berapa Anda menginginkan vintage di tahun 1930-an dan 1950-an. 60-an, 70-an atau 80-an dan cobalah mencocokkannya dengan memilih warna, font, dan pola.

8. Jangan takut untuk menjadi kreatif

Sampai batas tertentu bertentangan dengan poin sebelumnya, tip berikutnya mungkin tidak pernah takut untuk menjadi kreatif dan keluar dari desain yang sudah ada, karena metode ini adalah cara terbaik untuk membuat desain terlihat segar.

Jangan pernah takut dengan hasil yang tidak memuaskan atau buruk dan terus mencoba sebanyak mungkin desain yang berbeda. Poin ini juga sejalan dengan poin nomor 7 di atas, artinya Anda dapat mencoba mencari sesuatu yang baru dari gaya desain yang ada.

9. Minta orang lain untuk menilai

Tips cara membuat desain kaos lain adalah dengan menanyakan pendapat orang lain tentang pekerjaan yang sedang Anda kerjakan dan berusaha menjangkau target konsumen atau pengguna pakaian yang diinginkan. Ini tidak berarti bahwa jika Anda meminta pendapat orang lain, Anda tidak dapat berkomentar, tetapi membuat kritik dan saran yang diberikan sebagai alat untuk meningkatkan keterampilan Anda di masa mendatang.

10. Temukan karakter desain Anda

Tips terakhir adalah berusaha menemukan karakter desain yang Anda buat, sehingga menjadi ciri khas dari setiap desain pakaian selanjutnya dan agar penonton dapat dengan mudah mengenalinya.

Membangun karakter dan identitas desain Anda sendiri tidak hanya mengenali karya yang Anda buat, tetapi juga membantu mengidentifikasi berbagai faktor seperti kecepatan kerja, topik spesialisasi, dan target audiens / pembaca / pakar karya Anda.

Sepuluh tips konveksi seragam di atas bisa digunakan tidak hanya untuk desain pakaian, tetapi juga untuk semua aktivitas yang berhubungan dengan desain, mulai dari desain poster, flyer, kartu nama, tas kertas, media sosial, dll.